Masjid Di TOLIKARA Dibakar Reviewed by minyak zamzam on 18.24 Rating: 2

Masjid Di TOLIKARA Dibakar

MASJID DI TOLIKARA DIBAKAR: Berikut Pernyataan Sikap Ulama, JK, & Kapolri

MASJID DI TOLIKARA DIBAKAR - minyakzamzam.com, JAKARTA-Hara Raya Idul Fitri adalah hari bahagia bagi Umat Islam seluruh dunia. Namun kebahagian itu tak dirasakan Umat Islam di Karubaga Kabupaten Tolikara Papua yang merayakan Idul Fitri hari ini, Jumat, Saat Umat Islam di Tolikara Papua menjalankan sholat Idul Fitri, tiba-tiba massa melempari jamaah saat Takbir ke-7 lalu masjid diTolikara dibakar. Para Jamaah panik dan hanya bisa melihat ketika masjid di tolikara dibakar saat mereka melaksanakan sholat ied
masjid di tolikara dibakar
masjid di tolikara dibakar

Masjid Di TOLIKARA Dibakar disayangkan berbagai pihak

Sebanyak 33 orang tokoh muslim yang tergabung dalam Presidium Aliansi Alim Ulama Indonesia (AAUI) di Jakarta, Jumat (17/7/2015) saat hari Lebaran, menyampaikan pernyataan bersama atas pembakaran masjid di tolikara di Karubaga, Ibu Kota Kabupaten Tolikara, Papua. Seharusnya ini tidak terjadi, Saat umat islam sedang melaksanakan sholat ied masjid di Tolikara dibakar. ini sangat disayangkan Pembakaran masjid di Tolikara ini adalah tindak lanjut daripada surat edaran larangan lebaran di tolikara yang dikelarkan oleh GIDI. Presidium AAUI mengimbau kepada tokoh-tokoh Islam, Kristen dan agama-agama lain, agar mengedepankan kerukunan antarumat beragama dan menjaga toleransi beragama, dalam rangka menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang beradab dan berkemanusiaan. Sebelumnya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyerukan seluruh umat Islam di Tolikara menahan diri atas kekerasan massa yang bertepatan dengan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di daerah itu.
masjid papua dibakar saat solat iedul fitri, masjid di tolikara dibakar
masjid papua dibakar saat solat iedul fitri
 WakilPresiden JusufKalla (JK) juga telah menyampai-kan penyesalan atas terjadinya kasus tersebut dan berdasarkan laporan yang dia terima, sumber per-soalan bermula dari salah paham antar-kelompok agama di daerah itu. "Ya kebetulan ada dua acara yang berdekatan, ada acara Idul Fitri dan ada pertemuan pemuka masyarakat gereja di sana. Memang asal muasalnya soal speaker (pengeras suara). Jadi mungkin butuh komunikasi lebih baik lagi untuk acara-acara seperti itu," kata Wapres mengenai kasus yang menimbulkan aksi pembakaran sejumlah bangunan di daerah itu.

 Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti, sesuai menghadiri open house, di Istana Wakil Presiden, menjelaskan situasi dan kondisi di Papua pascaperistiwa tersebut sudah ditangani dan tidak memerlukan penambahan pasukan. Presidium AAUI menyesalkan yang sedalam-dalamnya insiden yang meretakkan kerukunan umat beragama di Indonesia. Mereka juga mengutuk keras kelompok penyerang yang telah melanggar hukum dan prinsip-prinsip toleransi di negeri ini, apalagi, dengan semakin besarnya toleransi yang diberikan oleh kaum muslimin.

Presidium AAUI mendesak polisi segera menangkap para pelakunya dan memproses mereka secara hukum dengan secepat-cepatnya. Mereka mengimbau para tokoh muslim agar menenangkan dan mengontrol umat dan anggotanya untuk tidak melakukan tindakan pembalasan. Agar tidak terulang lagi masjid di tolikara dibakar atau dimasjid-masjid lain tempat dibakar